BINATANG HIDUP DIDALAM BATU


Salah satu kartun terbaik yang diproduksi oleh Warner Bros adalah kartun yang bercerita tentang kodok yang bisa bernyanyi. Seorang pekerja konstruksi sedang meledakan sebuah bangunan tua. Dan secara nggak sengaja, dia menemukan “time capsul” (semacam silinder besi yang gunanya menyimpan barang2 dimasa lalu sebagai kenang2an dan dikubur di tanah). Ketika dia membukanya, keluarlah seekor katak berwarna hijau dan bisa menari dan menyanyi: "Hello, my baby... hello, my honey... hello, my ragtime gal...."

si pekerja konstruksi terkejut dan merasa bisa memamfaatkan kodok ini untuk bisnis. Dia keluar dari pekerjaannya dan membuka sebuah show teater yang dibintangi oleh kodok ajaibnya ini. Tetapi begitu teater dibuka,si kodok hanya duduk diam dan bertingkah selayaknya kodok biasa.

Difilm ini,paling-paling yang menjadi pertanyaan penonton adalah bagaimana caranya seekor katak bisa menari dan menyanyi? Bukan bagaimana seekor katak bisa tahan berpuluh2 tahun didalam time capsule tanpa makanan dan air? Mungkinkah ini terjadi? Pada kenyataannya,memang sering terjadi hal aneh seperti ini.

Aneh? Ajaib? Ya emang begitu yang terjadi. Beberapa kejadian melaporkan orang-orang menemukan binatang 2 didalam sebuah batu, masih hidup! Kebanyakan binatang / hewan itu adalah kodok. Malahan kadang2 ada juga binatang purba seperti pterodactil yang masih hidup didalam batu. Berikut kejadiannya:

Di tahun 1761, Ambroise Pare, dari perancis, sedang memproses akun register tahunannya.”saya duduk di dekat desa Meudon dan saya melihat seorang pekerja tambang yang sepertinya ingin memecahkan batu yang sangat besar, begitu dipecahkan, keluarlah seekor kodok besar, hidup dengan sehatnya tanpa ada lubang yang memungkinkan kodok itu bisa masuk kedalam batu itu.”

Di 1865, Hartlepool Free Press melaporkan sebuah pekerjaan penggalian menemukan batu kapur magnesium dari kedalaman sekitar 25 kaki dari tanah,di dekat Hartlepool,inggris. Batu tersebut memiliki sebuah rongga kecil dan ternyata didalam batu tersebut ada kodok masih hidup. “rongga di batu itu lebih kecil dari badan katak nya sendiri”.
Ketika pertamakali ditemukan,katak itu ingin melakukan respirasi (pernafasan) tapi dia terlihat kesulitan melakukannya,dan kelihatannya dia sudah mulai bernafas ditandai dengan keluarnya suara “mengorok”. Akhirnya kodok tersebut diteliti oleh Mr. S. Horner,presiden dari Natural History Society, dan kodok tersebut masih hidup dengan normal.

Setelah diperiksa,kodok itu terlihat tidak biasa, tidak seperti kodok inggris lainnya. Ketika pertama kali dikeluarkan dari batu,kodok tersebut berwarna pucat. Tetapi sesaat kemudian,warnanya berubah menjadi coklat gelap.

Dalam suatu periode yang sama dengan kejadian di atas, sebuah artikel di Scientific American menyebutkan kalau di sebuah tambang perak bernama Moses Gaines ditemukan seekor katak didalam sebuah batu besar berdiameter 2 kaki. Artikel tersebut mengatakan kalau katak itu memiliki panjang 3 inci dan gemuk. Matanya seukuran dengan uang logam satu sen perak,lebih besar dari pada katak 2 yang biasa ditemukan setiap hari. Para pekerja tambang mencoba membuat katak itu melompat dengan menyentuh katak itu dengan tongkat,tetapi ga ada respon dari katak itu.

Di tahun 1821, Tilloch's Philosophical Magazine memuat berita yang menceritakan pengalaman david virtue, seorang tukang batu saat mengerjakan bongkahan batu besar yang tingginya sekitar 22 kaki dari dasar tanah, dan dia menemukan seekor kadal didalam batu tersebut.
Posisi kadal tersebut sedang menggulung di dalam ruang bulat di dalam batu itu. Kadal itu memiliki panjang beberapa inci,kulitnya berwarna kuning kecoklatan,dan kepala yang bulat dengan mata yang berkilau. Ketika pertama kali di temukan, ini terlihat seperti sudah mati. Tetapi sekitar 5 menit dikeluarkan dan dibiarkan terkena udara, kadal ini mulai menunjukan tanda-tanda kehidupan. Apakah dia ber-hibernasi didalam batu itu??




Selama perang dunia ke 2, seorang tentara inggris bekerja dengan tim nya untuk meledakan batu untuk membuat jalan. Mereka memang biasanya menggunakan peledak untuk menghancurkan batunya. Beberapa saat setelah satu ledakan dilakukan, tentara-tentara itu menyingkirkan pecahan-pecahan batuan itu daj mereka melihat seekor kadal dengan panjang setidaknya 9 inci dari bebatuan itu. Kadal itu masih hidup dan yang paling mengejutkan adalah rongga dimana kadal tersebut ”tersimpan” di dalam batu tersebut terletak 20 kaki dari atas batu.


Di tahun 1976, fort worth, Texas construction crew sedang mencoba menghancurkan beberapa fondasi beton yang telah mereka bangun 1 tahun sebelumnya. Setelah dihancurkan, ternyata di dalam beton tersebut terdapat kura-kura hijau yang masih hidup. Dia ada di sebuah rongga di dalam beton tersebut dimana rongga itu berbentuk badannya.

Seolah dia ”terkubur” disitu. Kalau memang ada orang iseng yang pernah menguburnya hidup2 di dalam beton itu, bagaimana dia bisa bertahan 1 tahun tanpa makanan dan minuman? Sayangnya, kura-kura itu mati beberapa hari setelah dilepaskan dari beton.



Kejadian yang paling aneh adalah di tahun 1856 di prancis. Seorang pekerja di terowongan dalam rangka pembuatan rel kereta menghancurkan sebuah batu kapur yang sangat tua. Tiba-tiba keluarlah seekor mahluk besar dari dalam batu tersebut. Dia mengepakan sayapnya, mengeluarkan suara aneh,seperti ber-koak. Dan akhirnya jatuh dan mati.menurut pekerja itu, lebar sayap mahluk itu 10 kaki, memiliki 4 anggota gerak, kulit berwarna hitam, memiliki cakar di kakinya, dan mulut yang bergigi. Seorang pelajar paleontology local mengidentifikasinya sebagai pteorodactyl.



Pertanyaan besar dari kejadian-kejadian di atas adalah bagaimana caranya seekor mahluk hidup dapat bertahan hidup tanpa makanan dan minuman selama bertahun-tahun dan tetap hidup?? Yang nggak kalah anehnya lagi, bagaimana caranya mahluk hidup itu bisa berada di dalam batu?? Ada yang bisa menjelaskan?





SUMBER: http://uniklangkaanehmenarik.blogspot.com/2010/05/hewan-aneh-kejadian-aneh-hewan-hidup-di.html
READMORE
 

6 FAKTA MALAYSIA YANG TIDAK DIKETAHUI OLEH RAKYATNYA

1. Pengakuan secara jujur dari Datuk Anwar Ibrahim pada NewYork Times. Bahwa sebagian besar pemimpin Malaysia terlalu pongah dan sombong meskipun sebenarnya Malaysia adalah negara lemah dan korup sehingga tidak bisa menghargai negara-negara tetangganya. (Di Indonesia ada KPK)
2. Terbatasnya akses informasi dari media informasi (surat kabar, televisi dan lain-lain) bagi rakyat Malaysia sehingga hanya sedikit saja informasi mengenai negara-negara tetangga yang dipunyai. Hal ini menyebabkan hidup rakyat Malaysia seperti katak dalam tempurung. Akibatnya, mereka merasa pintar padahal sesunggunya hidup dalam kemalasan dan kebodohan yang teramat sangat. Nilai-nilai demokrasi yang dicapai oleh negara tetangganya tidak banyak diketahui oleh rakyat Malaysia. Hal ini memang disengaja oleh pemerintah mereka agar rakyat tetap bodoh sehingga tidak membahayakan kekuasaan mereka. (Malaysia negara demokrasi????
fakta seputar malaysia 3click to zoom : gedung kebanggan Malaysia
3. Menurut analisis Robert C. Lie (Times magazine, June 2007), fenomena yang berlaku di Malaysia ini dalam istilah psikologi merupakan mekanisme pertahanan diri. Intinya, adanya kelemahan, kebodohan, serta kegagalan bangsa Malaysia mengaktualisasikan diri sebagai suatu bangsa yang bisa dihormati oleh bangsa lainnya menyebabkan mereka berusaha sekuat tenaga membalik penilaian tersebut dengan memberikan stigma yang lebih jelek terhadap negara tetangganya.
4. Analisis dari Dinas Rahasia Russia (2006) terhadap fenomena teroris Dr. Azahari dan Nurdin Moh. Top,menyatakan bahwa kedua orang tersebut adalah merupakan kaki tangan / agen rahasia Malaysia bekerjasama dengan CIA disusupkan ke Indonesia untuk mencegah fenomena kebangkitan Islam moderat di Indonesia. Seperti Analisis dari CIA, keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia yang diikuti dengan kebangkitan Islam di Indonesia akan menjadikan Indonesia sebagai Negara besar dan maju di regional Asia Pasifik. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Malaysia yang berupaya menjadi pemimpin di wilayah ini namun tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kepentingan USA terhadap wilayah ini juga akan terganggu bila Indonesia berhasil muncul menjadi Negara besar dan maju di kawasan ini.
5. Dalam era globalisasi dewasa ini, peperangan bukan lagi menjadi suatu kunci bagi memenangi suatu persaingan. Justru saat ini yang dibutuhkan adalah soft power. Keunggulan budaya salah satunya. Dalam banyak hal ini jelas sekali keunggulan budaya Indonesia atas Malaysia. Lagu-lagu Indonesia banyak membanjiri Malaysia, bahkan menjadi top chart di negara mereka. Belum lagi hasil-hasil budaya lainnya seperti film, kerajinan, pencak silat, kebudayaan tradisional, dan lain-lain. Arsitektur misalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bila menara kembar Petronas mencontek dari desain Candi Prambanan di Indonesia. Fenomena ini diakui oleh budayawan serta banyak artis Malaysia, salah satunya adalah Amy yang begitu gundah atas membanjirnya produk budaya dari Indonesia ke Malaysia
6. Tidak ada satupun kurikulum mancanegara yang memasukkan mata pelajaran bahasa Malaysia kedalam kuliahnya, satu-satunya turunan dari bahasa melayu yang dijadikan kurikulum pendidikan bahasa asing adalah bahasa Indonesia.(Universit y di Australia, Belanda, Rusia, China, Jepang, Eropa, USA). Hal ini disebabkan karena bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang berpotensi semakin besar pemakaiannya di dunia (UNESCO).

Sumber:
READMORE
 

Amazing Technology from Japan

Lihat dengan Seksama dan tebaklah
Japan+New+Technology+%281%29 Amazing technology from Japan   Good bye laptops
Apakah ini pulpen dengan kamera?
Japan+New+Technology+%282%29 Amazing technology from Japan   Good bye laptops
Any wild guesses? No clue yet?
Japan+New+Technology+%283%29 Amazing technology from Japan   Good bye laptops
Ladies and gentlemen ... selamat!
Anda baru saja melihat ke dalam yep ... masa depan yang benar!
Anda baru saja melihat sesuatu yang akan menggantikan PC anda dalam waktu dekat.

Berikut adalah cara kerjanya:
Japan+New+Technology+%284%29 Amazing technology from Japan   Good bye laptops
Dalam revolusi komputer miniatur, para ilmuwan telah membuat perkembangan besardengan teknologi bluetooth .. .
Ini adalah komputer yang akan datang Anda dapat membawa dalam kantong Anda.
Japan+New+Technology+%285%29 Amazing technology from Japan   Good bye laptops
pulpwn semacam instrumen baik ini menghasilkan monitor serta keyboard pada setiappermukaan datar dari mana Anda dapat melaksanakan fungsi-fungsi yang biasanya Anda lakukan di komputer desktop Anda.
Can any one say, ‘Good-bye laptops?’

Sumber:
READMORE
 

ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

PENGERTIAN ILMU DAN ILMU PENGETAHUAN

Batas kajian ilmu adalah fakta sedangkan batas kajian filsafat adalah logika atau daya pikir manusia. Ilmu menjawab pertanyaan “why” dan “how” sedangkan filsafat menjawab pertanyaan “why, why, dan why” dan seterusnya sampai jawaban paling akhir yang dapat diberikan oleh pikiran atau budi manusia (munkin juga pertanyaan-pertanyaannya terus dilakukan sampai never ending)..n oleh Heidegger, setiap telaahan filosofis terdapat unsur metafisik.
1. ilmu adalah pengetahuan yang bersifat umum dan sistematis, pengetahuan dari mana dapat disimpulkan dalil-dalil tertentu menurut kaidah-kaidah umum. (Nazir, 1988)
2. konsepsi ilmu pada dasarnya mencakup tiga hal, yaitu adanya rasionalitas, dapat digeneralisasi dan dapat disistematisasi (Shapere, 1974)
3. pengertian ilmu mencakup logika, adanya interpretasi subjektif dan konsistensi dengan realitas sosial (Schulz, 1962)
4. ilmu tidak hanya merupakan satu pengetahuan yang terhimpun secara sistematis, tetapi juga merupakan suatu metodologi.
Empat pengertian di atas dapatlah disimpulkan bahwa ilmu pada dasarnya adalah pengetahuan tentang sesuatu hal atau fenomena, baik yang menyangkut alam atau sosial (kehidupan masyarakat), yang diperoleh manusia melalui proses berfikir. Itu artinya bahwa setiap ilmu merupakan pengetahun tentang sesuatu yang menjadi objek kajian dari ilmu terkait. Dalam pengertian lain, pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan inderawi. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan indera atau akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut.

Pengetahuan yang lebih menekankan pengamatan dan pengalaman inderawi dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori. Pengetahuan ini bisa didapatkan dengan melakukan pengamatan dan observasi yang dilakukan secara empiris dan rasional. Pengetahuan empiris tersebut juga dapat berkembang menjadi pengetahuan deskriptif bila seseorang dapat melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat, dan gejala yang ada pada objek empiris tersebut. Pengetahuan empiris juga bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang terjadi berulangkali. Misalnya, seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi dengan sendirinya akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen organisasi.

Selain pengetahuan empiris, ada pula pengetahuan yang didapatkan melalui akal budi yang kemudian dikenal sebagai rasionalisme. Rasionalisme lebih menekankan pengetahuan yang bersifat apriori; tidak menekankan pada pengalaman. Misalnya pengetahuan tentang matematika. Dalam matematika, hasil 1 + 1 = 2 bukan didapatkan melalui pengalaman atau pengamatan empiris, melainkan melalui sebuah pemikiran logis akal budi. Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori, prinsip dan prosedur yang secara Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.

Ilmu Pengetahuan adalah suatu proses pemikiran dan analisis yang rasional, sistimatik, logik dan konsisten. Hasilnya dari ilmu pengetahuan dapat dibuktikan dengan percobaan yang transparan dan objektif. Ilmu pengetahuan mempunyai spektrum analisis amat luas, mencakup persoalan yang sifatnya supermakro, makro dan mikro. Hal ini jelas terlihat, misalnya pada ilmu-ilmu: fisika, kimia, kedokteran, pertanian, rekayasa, bioteknologi, dan sebagainya.

EMPAT HAL SIKAP YANG ILMIAH


Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan obyektif diperlukan sikap yang bersifat ilmiah, yang meliputi empat hal yaitu :
1.    Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga menacapi pengetahuan ilmiah yang obeyktif
2.    Selektif, artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta atau gejala, dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada
3.    Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap indera dam budi yang digunakan untuk mencapai ilmu
4.    Merasa pasti bahwa setiap  pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian, namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali.
PENGERTIAN TEKNOLOGI
Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. 
Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.

Definisi mengenai sains menurut Sardar adalah sarana pemecahan masalah mendasar dari setiap peradaban. Tanpa sains, lanjut Sardar  suatu peradaban tidak dapat mempertahankan struktur-struktur politik dan sosialnya atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar rakyat dan budayanya. Sebagai perwujudan eksternal suatu epistemologi, sains membentuk lingkungan fisik, intelektual dan budaya serta memajukan cara produksi ekonomis yang dipilih oleh suatu peradaban. Pendeknya, sains, jelas Sardar  adalah sarana yang pada akhirnya mencetak suatu peradaban, dia merupakan ungkapan fisik dari pandangan dunianya. Sedangkan rekayasa, menurut Djoyohadikusumo menyangkut hal pengetahuan objektif (tentang ruang, materi, energi) yang diterapkan di bidang perancangan (termasuk mengenai peralatan teknisnya). Dengan kata lain, teknologi mencakup teknik dan peralatan untuk menyelenggarakan rancangan yang didasarkan atas hasil sains.
Seringkali diadakan pemisahan, bahkan pertentangan antara sains dan penelitian ilmiah yang bersifat mendasar (basic science and fundamental) di satu pihak dan di pihak lain sains terapan dan penelitian terapan (applied science and applied research). Namun, satu sama lain sebenarnya harus dilihat sebagai dua jalur yang bersifat komplementer yang saling melengkapi, bahkan sebagai bejana berhubungan; dapat dibedakan, akan tetapi tidak boleh dipisahkan satu dari yang lainnya (Djoyohadikusumo).
Makna Teknologi, menurut Capra seperti makna ‘sains’, telah mengalami perubahan sepanjang sejarah. Teknologi, berasal dari literatur Yunani, yaitu technologia, yang diperoleh dari asal kata techne, bermakna wacana seni. Ketika istilah itu pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris di abad ketujuh belas, maknanya adalah pembahasan sistematis atas ‘seni terapan’ atau pertukangan, dan berangsur-angsur artinya merujuk pada pertukangan itu sendiri. Pada abad ke-20, maknanya diperluas untuk mencakup tidak hanya alat-alat dan mesin-mesin, tetapi juga metode dan teknik non-material. Yang berarti suatu aplikasi sistematis pada teknik maupun metode. Sekarang sebagian besar definisi teknologi, lanjut Capra menekankan hubungannya dengan sains. Ahli sosiologi Manuel Castells seperti dikutip Capra mendefinisikan teknologi sebagai ‘kumpulan alat, aturan dan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiah terhadap suatu pekerjaan tertentu dalam cara yang memungkinkan pengulangan.
Akan tetapi, dijelaskan oleh Capra  teknologi jauh lebih tua daripada sains. Asal-usulnya pada pembuatan alat berada jauh di awal spesies manusia, yaitu ketika bahasa, kesadaran reflektif dan kemampuan membuat alat berevolusi bersamaan. Sesuai dengannya, spesies manusia pertama diberi nama Homo habilis (manusia terampil) untuk menunjukkan kemampuannya membuat alat-alat canggih.
Dari perspektif sejarah, seperti digambarkan oleh Toynbee (2004, 35) teknologi merupakan salah satu ciri khusus kemuliaan manusia bahwa dirinya tidak hidup dengan makanan semata. Teknologi merupakan cahaya yang menerangi sebagian sisi non material kehidupan manusia. Teknologi, lanjut Toynbee (2004, 34) merupakan syarat yang memungkinkan konstituen-konstituen non material kehidupan manusia, yaitu perasaan dan pikiran , institusi, ide dan idealnya. Teknologi adalah sebuah manifestasi langsung dari bukti kecerdasan manusia.


KEMISKINAN

Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk
memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. dikatakan berada di bawah garis
kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup
yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh, dB. (Emil Salim, Kemiskinan merupakan tema sentral dari perjuangan bangsa, sebagai
inspirasi dasar dan perjuangan akan kemerdekaan bangsa, dan motivasi fundamental
dari cita-cita menciptakan masyarakat adil dan makmur.
Garis kemiskinan, yang menentukan batas minimum pendapatan yang
diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok, bisa dipengaruhi oleh tiga hal:
(1) persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan, 
(2) posisi manusia dalam lingkungan sekitar, dan 
(3) kebutuhan objektif manusia untuk bisa hidup secara manusiawi.

Atas dasar ukuran ini maka mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan
memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a. tidak memiliki faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, keterampilan,
dsb.;
b. tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan
kekuatan sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal
usaha:
c. tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai tamat sekolah dasar
karena harus membantu orang tua mencari tambahan penghasilan;
d. kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas self employed),
berusaha apa saja;
e. banyak yang hidup di kota berusia muda, dan tidak mempunyai
keterampilan.


FUNGSI KEMISKINAN


Jika kita menganut teori fungsionalis dan statistika (Davis), maka kemiskinan memiliki sejumlah fungsi :
1.    Fungsi ekonomi : penyediaan dana untuk pekerjaan tertentu, menimbulkan dana sosial, membuka lapangan kerja baru dan memanfaatkan barang bekas.
2.    Fungsi sosial : menimbulakan altruisme (kebaikan spontan) dan perasaan, sumber imajinasi kesulitan hidup bagi si kaya, sebagai ukuran kemajuan bagi kelas lain dan merangsang munculnya badan amal.
3.    Fungsi kultural : sumber inspirasi kebijaksanaan teknokrat dan sumber inspirasi sastrawan dan memperkaya budaya saling mengayomi antara sesama manusia.
4.    Fungsi politik : sebagai kelompok gelisah atau masyarakat marginal untuk saling bersaing  bagi kelompok lain.
FENOMENA TEKNIK

Fenomena teknik paa masyarakat ikini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagia berikut :
1.    Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional
2.    Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
3.    Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis  menjadi kegiatan teknis
4.    Teknik berkembang pada suatu kebudayaan
5.    Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung
6.    Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan
7.    otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.


Teknologi yang berkembang denan pesat meliputi berbagai bidang kehidupan manusia. Luasnya bidang teknik digambarkan sebagaia berikut :
1.    Teknik meluputi bidang ekonomi, artinya teknik mampu menghasilkan barang-barang industri. Dengan teknik, mampu mengkonsentrasikan capital sehingga terjadi sentralisasi ekonomi
2.    Teknik meliputi bidang organisasional seperti administrasi, pemerintahan, manajemen, hukum dan militer
3.    Teknik meliputi bidang manusiawi. Teknik telah menguasai seluruh sector kehidupan manusia, manusia semakin harus beradaptasi dengan dunia teknik dan tidak ada lagi unsur pribadi manusia yang bebas dari pengaruh teknik.



NILAI

Untuk memahami pengertian nilai secara lebih dalam, berikut ini akan disajikan sejumlah definisi nilai dari beberapa ahli.

“Value is an enduring belief that a specific mode of conduct or end-state of existence is personally or socially preferable to an opposite or converse mode of conduct or end-state of existence.” (Rokeach, 1973 hal. 5)
“Value is a general beliefs about desirable or undesireable ways of behaving and about desirable or undesireable goals or end-states.” (Feather, 1994 hal. 184)
“Value as desireable transsituatioanal goal, varying in importance, that serve as guiding principles in the life of a person or other social entity.” (Schwartz, 1994 hal. 21)
Lebih lanjut Schwartz (1994) juga menjelaskan bahwa nilai adalah (1) suatu keyakinan, (2) berkaitan dengan cara bertingkah laku atau tujuan akhir tertentu, (3) melampaui situasi spesifik, (4) mengarahkan seleksi atau evaluasi terhadap tingkah laku, individu, dan kejadian-kejadian, serta (5) tersusun berdasarkan derajat kepentingannya. 

Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, terlihat kesamaan pemahaman tentang nilai, yaitu (1) suatu keyakinan, (2) berhubungan dengan cara bertingkah laku dan tujuan akhir tertentu. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai adalah suatu keyakinan mengenai cara bertingkah laku dan tujuan akhir yang diinginkan individu, dan digunakan sebagai prinsip atau standar dalam hidupnya.

Pemahaman tentang nilai tidak terlepas dari pemahaman tentang bagaimana nilai itu terbentuk. Schwartz berpandangan bahwa nilai merupakan representasi kognitif dari tiga tipe persyaratan hidup manusia yang universal, yaitu :
1.    kebutuhan individu sebagai organisme biologis
2.    persyaratan interaksi sosial yang membutuhkan koordinasi interpersonal
3.    tuntutan institusi sosial untuk mencapai kesejahteraan kelompok dan kelangsungan hidup kelompok (Schwartz & Bilsky, 1987; Schwartz, 1992, 1994).

Sumber:

READMORE